Rafa Sánchez akan kembali ke provinsi Cádiz untuk tampil pada 23 Juli di Concert Music Festival, Chiclana, dalam pertunjukan Así fueron los 80’s. Penyanyi La Unión itu berbicara tentang perjalanan panjang, lagu-lagu yang terus hidup, dan alasan ia tetap memilih bekerja dalam format grup ketimbang berkarier solo.

Dalam percakapan sebelum konser, ia menyinggung hubungan waktu dan lagu-lagu yang ia ciptakan—bagaimana makna sebuah lagu dapat berubah seiring bertambahnya usia pendengarnya—serta kenikmatan yang masih ia rasakan saat naik panggung bersama personel yang ia sebut keluarga.
Repertoar klasik yang terus hidup
Sánchez menyoroti bagaimana beberapa lagu yang lahir puluhan tahun lalu tetap relevan dan terus berkomunikasi dengan pendengar dari generasi berbeda. Ia mencontohkan ‘Vivir al Este del Edén’, yang ketika ditulis berkisah tentang perjalanan waktu, namun kini mendapat tafsir baru dari mereka yang mendengarnya dalam fase hidup berbeda. Kepuasan terbesarnya, menurutnya, adalah melihat lagu bertahan dan menawarkan makna yang berganti seiring umur pendengar.
Di panggung, formula sederhana itu terlihat jelas: lagu populer, respons penonton. Ia merangkum pengalaman konser dengan ungkapan “«Canción conocida, canción aplaudida»”, sambil tertawa, menegaskan bahwa kekuatan pertunjukan mereka banyak ditopang oleh kumpulan hits yang tahan lama. Beberapa judul yang masih menjadi andalan lain ‘Lobo hombre en París’, ‘Sildavia’, ‘Más y más’, ‘Ella es un volcán’, ‘Vivir al Este del Edén’, dan ‘Vuelve el amor’.
Prioritas kebersamaan di atas karier solo
Walau pernah didorong oleh orang-orang di sekitarnya untuk menempuh jalur solo, Rafa Sánchez selalu memilih dinamika kelompok. Ia menolak citra bintang yang terpisah dari rekan-rekannya dan lebih suka melihat proses berkarya sebagai usaha bersama yang memperkaya lagu. Ketika ditanya tentang sisi “iblis” dalam dirinya, ia menjawab dengan senyum: “Supongo que algo tendré, como buen escorpio”, namun cepat menolak gambaran sebagai sosok yang angkuh dan menegaskan dirinya “«más bien buena gente»”.
Ketidakberpihakan pada ego sangat terasa dalam sikapnya. Ia menganggap kerja kolektif lebih penting untuk kualitas musik, dan bahwa keberlangsungan di panggung lebih berkaitan dengan dedikasi, kegigihan, dan kegembiraan yang konsisten terhadap setiap proyek.
Konser energetik dan saran sederhana untuk penonton
Untuk penampilannya di Chiclana, Sánchez menjanjikan konser yang mengajak penonton menengok ke belakang tanpa terjebak dalam nostalgia. Format acara mengharuskan adanya pemadatan repertoar, namun ia berjanji menyuguhkan “repaso de grandes éxitos” dari era La Unión beserta beberapa lagu dari karier solonya. Ia pun memberi rekomendasi praktis: datanglah dengan sepatu nyaman karena acara akan penuh energi dan mengundang tarian. “Que la gente vaya con bambas para poder bailar a placer porque vamos a poner toda la carne en el asador”, ujarnya.
Saat ditanya apa yang akan ia katakan pada dirinya yang muda, ia memilih nasihat sederhana: menjaga kesehatan tubuh. Ia juga percaya bahwa rock and roll, pekerjaan yang berkelanjutan, dan menjaga semangat proyek adalah kunci agar tetap merasa muda dan penuh energi setelah berdekade-dekade di panggung.
Selain konser musim panas ini, Sánchez akan melanjutkan proyek Biografía, sebuah pertunjukan teater yang menyusun perjalanan lagu-lagu yang membentuk hidupnya dan sejarah La Unión. Tetapi sebelum itu, ada janji bertemu penonton di Cádiz—dan, jika ada waktu, juga bertemu laut yang selalu memanggilnya di pantai-pantai Chiclana.
