The Golden Tooth menjadi tujuan makan baru di Green Lanes yang menonjol berkat arah kuliner yang matang dan berani. Terletak sekitar 10 menit dari stasiun Canonbury, tempat ini mengombinasikan suasana pub dengan ambisi restoran, dengan menu yang menonjolkan rasa kuat dan bahan-bahan berkelas.

Di balik proyek ini ada chef Matthew Scott dan wine merchant Charlie Carr, yang sebelumnya dikenal atas kerja sama mereka pada Papi di London Fields. Proyek baru ini mempertahankan semangat eksperimen dan keramahan tradisional yang sempat dikenal pengunjung mereka.
Dari Papi ke Green Lanes: Evolusi gaya memasak
Matthew Scott terlihat berkembang dari era awalnya yang eksperimental menjadi juru masak dengan visi yang lebih jelas. Kariernya sebelumnya termasuk periode pop-up Hot 4 U, yang menampilkan kreasi nyeleneh seperti garum Pom-Bears, foie gras mini Magnums, dan koktail yang terinspirasi Nesquik. Ketika bersama Papi, hidangannya dikenal tetap berani namun sedikit lebih terukur—dan di The Golden Tooth ia menyajikan versi yang lebih dewasa dari pendekatan itu.
Charlie Carr, yang kini menangani aspek minuman, membawa pendekatan pelayanan yang lebih klasik, melengkapi permainan rasa Scott dengan pilihan wine dan layanan yang menekankan keramahan lama. Kolaborasi keduanya ingin menyajikan pengalaman bersantap yang tidak bersifat angkuh tetapi tetap berani dalam rasa.
Menu dan sorotan rasa
Menu di The Golden Tooth menampilkan kombinasi potongan daging dan makanan penutup yang tajam. Salah satu sorotan yang mendapat banyak perhatian adalah tart keju yang dianggap menjadi alasan utama pengunjung datang. Hidangan daging menonjol termasuk Hereford wing-rib dengan bordelaise yang diberi tulang sumsum asap, serta hogget chops yang dipadukan dengan mint panas dan radicchio panggang.
Di sisi pencuci mulut terdapat lardy cake yang disajikan dengan keju Baron Bigod dan sirup mountain tea, menegaskan kecenderungan restoran pada kontras tekstur dan rasa. Beberapa hidangan lain yang diingat dari karya Scott sebelumnya—seperti iced rhubarb oysters dan devilled cheese schnitzels—memberi konteks tentang cara ia bermain dengan bahan-bahan familiar menjadi sesuatu yang tak terduga.
Suasana dan posisi di kawasan
Meski namanya mungkin mengundang bayangan tempat lain, The Golden Tooth hadir sebagai pub-restoran di area utara London yang menawarkan pengalaman bersantap yang lebih berorientasi rasa. Interior dan layanan mengambil langkah untuk menjaga keseimbangan keakraban pub dan pendekatan layanan restoran yang lebih formal.
Letaknya di Green Lanes membuatnya mudah dijangkau warga sekitar maupun pengunjung yang ingin menjelajah scene kuliner lokal yang terus bergeser. Kolaborasi Scott dan Carr menunjukkan kombinasi imajinasi kuliner dan keteguhan dalam menyajikan hospitality tradisional.
The Golden Tooth adalah contoh bagaimana seorang koki yang dulu dikenal karena eksperimennya kini mengarahkan bakat itu ke menu yang lebih terstruktur dan matang. Bagi mereka yang tertarik pada masakan yang berani namun berakar pada teknik dan bahan berkualitas, tempat ini layak dicatat sebagai tujuan makan di kawasan itu.
